Kategori : Opini


Opini

Melirik Pilosofis Kain Sarung

Oleh : Muhammad Syarif,SHI,M.H* Memakai sarung bagi santri dayah adalah leksikon wajib, khususnya bagi laki-laki, akan tetapi dibeberapa dayah wanita di Aceh, tradisi pakai sarung sudah menjadi ruhnya santriwati, sebut saja Dayah Raudhatul Thulab, Aceh Besar. Lakon ini sering kami lihat saat mengantar dan menjemput keluarga yang nyantri disana. L...

Selengkapnya


Opini

Pilosofis Peci Khas Aceh

Oleh: Muhammad SyarifPeci bisa diartikan juga sebagai kopiah atau songkok. Bicara soal sejarah peci, sebagian orang akan mengacu pada Fez, tutup kepala kaum nasionalis Turki atau petje dari bahasa Belanda, artinya topi kecil. Sementara nama kopiah, orang Islam Indonesia mengacu pada keffieh, kaffiyeh atau kufiya&n...

Selengkapnya


Opini

Tiga Manhaj Dayah Salafiyah Aceh

Oleh: Muhammad Syarif,S.HI.,M.H* Dayah dalam bahasa arab disebut “zawiyah”, kalau arti harfiahnya adalah “sudut”, karena pada masa Rasulullah, “pengajian dilakukan di sudut-sudut masjid”. Di beberapa negara muslim lainnya dayah atau zawiyah juga disebut sebagai sekolah agama (madrasah) dan telah eksis sejak zam...

Selengkapnya


Opini

Menjadikan Dayah Pusat Peradaban Nusantara

Oleh: Muhammad Syarif, SHI.M.H* Dalam Term Kementrian Agama Republik Indonesia keberadaan Lembaga Pendidikan Keagamaan (Dayah/Pesantren atawa sebutan lain) memiliki peran strategis dalam pembinaan wawasan kebangsaan dan wawasan kemadanian (baca keadaban, dan itelektual jimnastik). Dalam konteks ke Acehan dikenal dengan Istilah Dayah. Berdasarkan l...

Selengkapnya


Opini

A’a’, Manôk, Dan Tulô Èk Asèë

Oleh :Muhmmad Yakub Yahya* Dalam sebuah kebun pisang, induk ayam dan selusin anak kecilnya, sedang membuka satu ‘warung’ baru. Yang baru saja ‘didesain’ bulat dan ditinggalkan seekor sapi jantan. Setumpuk kotoran memadai untuk makan malam mama ayam dengan anak kecilnya itu. Di langit mereka, seekor burung besar m...

Selengkapnya