Corona, Warkop Aceh Tetap Ramai

Oleh M. Sanusi Madli*

Sejak Ahad, 14 Maret 2020, Pemerintah Aceh mengeluarkan Surat Edaran Nomor 440/4820 Tentang “Cegah Virus Corona Melalui Ibadah, Perilaku hidup Bersih dan Sehat”, Surat Edaran tersebut di tanda tangani langsung oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah pada 12 Maret 2020.

Meskipun di Aceh belum ditemukan pasien virus corona, namun pemerintah mengambil langkah pencegahan lebih cepat, sehingga penyebaran virus tersebut di Aceh benar benar dapat dihindari, namun apa dikata, langkah dan himbauan pemerintah belum direspon dengan baik oleh masyarakat Aceh, hal ini terlihat, sejak SE tersebut di edarkan, warung kopi di Aceh belum menunjukkan perubahan, masih ramai seperti biasa, dijalan jalan pun masih belum menunjukkan perubahan, seolah olah tidak terjadi apa apa, padahal di belahan dunia yang lain, situasi sudah sangat mencekam, bahkan banyak negara telah memberlakukan “Lockdown”.

Padahal jelas sekali disurat edaran, poin 4 diserukan “Hindari keramaian dan perkumpulan massa yang tiak mendesak dan penting” pesan ini cukup jelas disampaikan, namun keramaian tetap terjadi, bahkan sekolah diliburkan untuk menghindari keramaian dan perkumpulan massa, namun apa yang terjadi, para pelajar justru berkeliaran di warkop, tempat permainan game, tempat wisata serta tempat tempat perkumpulan lainnya hingga pemerintah harus menurunkan satpol PP untuk melakukan razia.

Memang harus diakui kesadaran masyarakat kita tentang keselamatan diri masih sangat rendah, bukan hanya di situ, dalam mematuhi peraturan lalu lintas juga masih bermasalah, padahal itu semua untuk keselamatan sipengguna jalan raya, sama hal nya dengan anjuran pencegahan penyebaran virus corona, himbauan dilakukan oleh pemerintah demi keselamatan warganya, demi terhindar dari sebaran virus corona.

Bila ini tidak berubah, maka sangat dikhawatirkan akan terjadi bom waktu bagi aceh, oleh karena itu mari kita berikhtiar semaksimal mungkin untuk bersama sama mencegah menyebarnya virus tersebut, setelah berikhtiar, selanjutnya bertawakkal kepada Allah.

semoga kita semua terhindar dari wabah penyakit tersebut…wallahu’alam….

*Penulis adalah Operator Sidara Dayah Al Athiyah