Badan Akreditasi Dayah Aceh Akan Terbentuk

Kadis Pendidikan Dayah Aceh, Usamah El-Madny, memaparkan format dan subtansi Badan Akreditasi Dayah Aceh (BADA) sebagai amanat Qanun Aceh No. 9 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dayah.

Adapun Rakor tersebut diikuti Kadis Pendidikan Dayah dari 23 kabupaten/kota di Aceh.

Pembentukan BADA ini diharapkan pada masa yang akan datang agar proses Akreditasi dayah Aceh semakin profesional dan independen.

“Diperkirakan akhir tahun 2019 BADA ini akan terbentuk,” kata Usamah, Sabtu  (27/7/2019) dalam Forum Rakor Pengembangan Dayah Aceh 2019 di Hotel Hermes Palace Banda Aceh.

Begitu Pergub Pembentukan BADA ini selesai, pihaknya akan segera melakukan proses rekruitmen Ketua dan anggota Majelis Akreditasi Dayah.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Dayah Aceh menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Draft Pergub Tentang Badan Akreditasi Dayah Aceh (BADA), Kamis (20/6/2019).

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El-Madny, rapat yang digelar di Kyriad Muraya Hotel secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Azhari S.Ag MSi.

Dalam diskusi ini turut menghadirkan sejumlah pemateri, diantaranya sekretaris Komisi V DPRA, Musannif, Dosen Fakultas Hukum Unsyiah Prof Dr. Faisal A Rani,SH, M.Hum, SKPA terkait, akademisi dan sejumlah perwakilan Teungku Dayah.

“Kehadiran Badan Akreditasi Dayah Aceh diharapkan mempunyai fungsi mengatur standarisasi tipelogi Dayah sebagai dasar pengambilan kebijakan Pemerintah Aceh,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Azhari.

Dalam sambutannya, kehadiran BADA sangat berperan dalam melahirkan dinas yang independen setelah dilakukan berbagai pembahasan, pengkajian dan pendalaman akreditasi.

Dalam hal ini, kata Azhari lagi, BADA terdiri dari struktur seperti Dewan Akreditasi Dayah Aceh, Sekretaris BADA dan anggota staf BADA.  Hal ini seusai rancangan Pergub tentang Badan Akreditasi Dayah Aceh berazaskan koordinasi, sinkronisasi, transparansi, kolektif dan akuntabel.

“Dengan digelarnya rapat ini mudah-mudahan adanya satu persamaan visi dan misi terkait kehadiran Badan Akreditasi Dayah Aceh, sehingga nantinya akan melahirkan sejumlah kebijakan untuk melakukan dan pengembangannya secara mandiri, sesuai dengan tujuan kita bersama agar Dayah maju dan berkembang dengan baik di Aceh