3 Santri Darul ‘Ulum Wakili Aceh Ajang POSPENAS Di Surakarta

Darul ‘Ulum – Tiga santri Dayah Darul ‘Ulum Banda Aceh berkesempatan mewakili Kontingen Provinsi Aceh di ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (POSPENAS) IX di Surakarta, Jawa Tengah. Kegiatan lomba akan berlangsung mulai 22-28 November 2022.

Pelepasan peserta pada Sabtu (19/11/2022) di Hotel Seventeen, Banda Aceh oleh Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri.

Durratul Irfana mewakili lomba Kaligrafi Putri, Wilda Yasrina mewakili lomba Pidato Bahasa Arab Putri dan Yunus Mutawwali mewakili lomba Pidato Bahasa Indonesia. ketiganya  mewakili Kontingen Aceh setelah mengikuti beberapa tahapan seleksi mulai dari tingkat Kabupaten/Kota kemudian berhasil memenangkan seleksi ditingkat Provinsi yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Aceh.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Aceh Dr Iqbal SAg MAg dalam sambutannya saat pelepasan Kontingen Aceh mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan para kontingen Aceh untuk dapat mengikuti POSPENAS ke IX.

Wakil Pimpinan Bidang Pengajaran Santri Dayah Darul ‘Ulum Banda Aceh Ustaz Rizki Rahimullah SHum sangat mengapresiasi perjuangan para santri yang mempersiapkan diri sehingga bisa lolos ke Nasional “melihat keseriusan mereka mempersiapkan diri untuk POSPENAS ini kami rasa sangat layak mereka mewakili Aceh, semoga mereka bisa mengukir prestasi yang membanggakan Aceh dan Darul ‘Ulum”, Ujarnya.

Perwakilan dari wali santri Nazriati “kami sangat bangga melihat putra-putri kami bisa ke Nasional dan ini merupakan harapan setiap orang tua dan semoga ananda dapat memperoleh hasil yang terbaik”, Ujar Nazriati saat ditemui dibandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh. Sementara Muhammad Syarif, SHI,M.H Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Banda Aceh mengatakan Alhamdulillah pada Tahun ini Banda Aceh berhasil mengirimkan 5 utusan kenasional yaitu 3 berasal dari Dayah Moderen Darul Ulum dan 1 berasal dari Santri Dayah Terpadu Inshafuddin, Ahmad Atha Zayyan (untuk cabang pidato bahasa Inggris Putra). Ini membuktikan kompetensi Santri Dayah di Banda Aceh dapat diandalkan dilevel nasional (Red)